PELATIHAN PENINGKATAN SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) BAGI KELOMPOK BUDIDAYA IKAN LELE, IKAN NILA DAN KEPITING BAKAU UNIT USAHA BUMDesa ''Baner Petaling''
- Sep 23, 2025
- Admin Web Desa Petaling
- Berita Pemerintahan Desa, Sosial Budaya, Lingkungan
Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Pelatihan Budidaya Oleh Dinas Perikanan Kabupaten Belitung
PETALING, 17 September 2025 – Puluhan masyarakat Desa Petaling, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung, mengikuti Pelatihan Budidaya Ikan Air Tawar, Payau, dan Laut yang digelar oleh Dinas Perikanan Kabupaten Belitung. Pelatihan yang berlangsung selama satu hari ini diharapkan dapat menjadi solusi nyata untuk meningkatkan perekonomian dan ketahanan pangan masyarakat Desa Petaling.
Kegiatan yang dipusatkan di Ruang Rapat Kantor Desa Petaling ini menghadirkan para narasumber dan praktisi ahli di bidang perikanan. Para peserta tidak hanya mendapatkan teori tetapi juga praktik langsung mengenai teknik-teknik budidaya yang efektif dan berkelanjutan.
Kepala Desa Petaling, Bapak Asnawie, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya pelatihan ini. “Desa kita memiliki potensi perairan yang sangat besar, mulai dari sungai, tambak, hingga dekat dengan pesisir laut. Sayang sekali jika potensi ini tidak kita kelola dengan maksimal. Melalui pelatihan ini, kami berharap dapat lahir wirausaha - wirausaha baru di sektor perikanan yang mampu menggerakkan perekonomian desa,” ujarnya.
Pelatihan dibagi menjadi beberapa sesi utama. Materi pertama yaitu budidaya air payau, fokus materi diberikan pada teknik budidaya Kepiting Bakau, termasuk pengelolaan kualitas air dan tanah tambak. Pada sesi budidaya air tawar, peserta diajarkan tentang persiapan wadah budidaya, pemilihan bibit ikan lele, nila, atau patin yang unggul, manajemen pakan, dan penanggulangan hama dan penyakit. Sementara untuk budidaya air laut, yang semulanya akan membahas terkait Ikan Bawal Bintang harus di undur mengingat waktu yang sudah sore sehingga akan dilaksanakan pada kesempatan pelatihan selanjutnya.
Salah satu peserta, Asri, bertanya. “Ada tidak pak pakan alternatif untuk kegiatan budidaya air tawar, soalnya kalo cuma mengandalkan pelet atau pakan komersial lumayan besar biaya pakannya", ujarnya sambil memegang kepalanya.
Narasumber pelatihan, M. Ifanta, menekankan pentingnya penggunaan pakan alternatif sebagai solusi mengurangi biaya pakan. “Seperti yang kita ketahui bahwa biaya pakan ini menjadi biaya paling besar dalam kegiatan budidaya. Oleh karena itu, penting juga menggunakan pakan alami. Ikan Nila itu cenderung herbivora sehingga cocok jika diberikan pakan alami seperti azolla untuk ukuran pembesaran dan wolffia untuk ukuran benih. Selain itu, beliau juga berharap di Desa Petaling ini dapat melakukan kegiatan pembenihan sendiri sehingga benih tidak lagi bergantung dari luar".
Di akhir pelatihan, Penyuluh Pelatihan M. Agri Wibawa. Menegaskan pentingnya penguatan kelembagaan kelompok melalui penyusunan struktur yang jelas sampai pada tahap penyusunan AD/ART.
Harapannya, pelatihan ini dapat menjadi langkah nyata pemantik bagi terwujudnya Desa Petaling sebagai sentra budidaya ikan dan kepiting bakau yang mandiri, produktif, dan berkelanjutan di masa depan.